Novel Hey! You! Karya Tri Saki

Novel Hey! You! Karya Tri Saki

Sinopsis:
SUARA bising itu mengusik tidur seorang cowok tampan yang kini merengut kesal di balik selimutnya. Bantal yang ia kenakan untuk meredam suara kaleng rombeng sialan itu tak memberi efek apa-apa. Suara itu tetap memekakkan telinga. Ia menggulung selimut yang menutupi tubuhnya, meninju benda itu berkali-kali dengan tingkat kekesalan yang siap meledak. Bantal yang semula ia gunakan untuk menutup telinga kini ia gigit kencang-kencang untuk melampiaskan kesal. Suara itu…Suara itu memang sudah sering didengarnya setiap pagi, bahkan sebelum ayam berkokok sekali pun. ”BANG ILL… BANG ILL AYO BANGUN!!! NANTI TELAT SUBUHANNYA LOHHH!” teriak suara itu lagi entah untuk yang keberapa kalinya pagi ini. Subuh ini, lebih tepatnya. Cowok itu pun bangkit dari tempat tidurnya. Ia melempar bantal sembarangan lalu menendang sisi tempat tidur yang malah membuatnya meringis kesakitan. Rupanya yang ia tendang tadi tak lain adalah sisi kayu ranjangnya. ”ARRRGGGHHH!” Cowok itu mengumpat di sela ringisannya Ia melangkah ke balkon kamarnya yang berhadapan dengan
milik seseorang yang selalu mengusik paginya. Rumah mereka dipisahkan jalan utama kompleks, bukan gang atau jalan kecil yang hanya berukuran satu meter. Jalan itu lebih tepatnya memiliki lebar kira-kira lima meter. Tapi suara sosok pengganggu itu tidak juga teredam oleh lebarnya jalan tersebut. Mata cowok itu kini terbuka sempurna. Hilang sudah kantuk yang masih menyergapnya beberapa menit lalu, digantikan amarah yang menyelimuti auranya. Ia menatap seorang cewek yang dengan polosnya tersenyum semringah kepada cowok itu, puas karena telah berhasil membangunkannya. ”PAGI, BANG ILL...” sapa cewek itu, ceria seperti biasa. Si cowok mendengus, menatap tajam cewek itu dengan pandangan tak ramah. ”Eh, bocah upil, bisa nggak sih lo berhenti ngerusuh di hidup gue? Suara lo tuh udah kayak kaleng rombeng tau nggak? Dan stop panggil gue ’Bang ILL’! Emang lo pikir gue ini penyakit?” ujarnya sambil menahan geram. Ia tak mau kehilangan kendali dan balas meneriaki cewek itu. Jika ia hilang kontrol, hal itu hanya akan membuatnya sama dengan cewek resek itu.
Cewek tersebut justru menunjukkan reaksi sangat berbeda. Alih-alih marah atau sedih karena dibentak dan disindir mirip kaleng rombeng, ia malah memamerkan senyum lebarnya, memperlihatkan deretan gigi putihnya. ”Aihhh, pagi-pagi udah dapet panggilan sayang aja nih dari Kak Ill. Aku jadi malu,” ujar cewek itu dengan gaya tersipu sambil memegangi kedua pipinya yang merona. Ya ampun, ini cewek bego apa gimana sih? pikir cowok itu. ”Heh, sarap! Jangan panggil gue kayak gitu juga! Lo kira gue KA-IL ikan?” Cowok itu makin sewot. Cewek itu cemberut. Tatapannya berubah sinis, sementara cowok itu melotot sempurna supaya cewek itu jera. Namun cara seperti itu memang tak akan pernah berhasil. Baik dulu maupun sekarang. Dan entah sampai kapan. Karena nyatanya, bukannya takut cewek itu malah kembali tersenyum. Kali ini bahkan lebih lebar. Senyum yang menyimpan makna terselubung. Cewek itu menurunkan kedua tangannya dari pipi lalu bersedekap. Menatap pemuda itu dengan gaya menantang. ”Ya udah. Mulai hari ini aku panggilnya Yayang ILLO aja, ya? Gimana? Enak kan kedengerannya? Pasti Yayang Illo sekarang lagi deg-degan karena dapet panggilan sayang dari aku. Ya, kan?” ucap gadis itu penuh keyakinan sambil mengedipkan sebelah matanya dengan genit yang sontak membuat cowok itu bergidik ngeri. Tak ingin terlibat

Detail Buku:­­
Judul         : Hey! You!
Penulis      : Tri Saki
Penerbit     : PT Gramedia Pustaka Utama
ISBN         :978 - 602 - 03 - 1627 - 7
Tebal         : 200 hlm
Download      : Google Drive


Tidak ada komentar:

Posting Komentar